Posts

Puisi Pertemuan

  PERTEMUAN   Hai kamu... apa kabar? Udah dua tahun gak ketemu. Terpisah jarak dan waktu Apakah mungkin rasamu dulu masih sama?             Aku menanti takdir menemukan kita             Aku berdoa, tuhan mempertemukan kita             Jika rasamu berubah tak apa.             Aku sudah senang pernah jatuh cinta denganmu Aku selalu berharap kau jodohku Aku selalu meminta pada tuhanku Tak pernah putus permintaanku Aku harap kau meminta sama denganku             Jika Mintamu berbeda pada tuhanmu             Biarlah doamu dan doaku bertarung dilangit             Biarlah ...

Puisi Negeri tak Berkuasa

  NEGERI TAK BERKUASA   Hai negeriku... apa kabar dengan keadilan? Sudah banyak orang kau hukum tak bersalah. Dia ambil sedikit bukan memperkaya diri tetapi mempertahankan hidup ini             Hai sang penguasa.... lihatlah rakyatmu             Tak pernah kau jamin hidup rakyatmu             Mana janjimu saat kau kupilih             Kau Lupa diri dan kembali jatuh Jabatan tinggi tak melihat di bawah Rakyat kelaparan dan sekarat, kau biarkan Dimana tanggung jawabmu Lupakah, kau mengemis untuk kami pilih             Janji manismu membuat kami melayang             Seakan kau mampu membuat perubahan    ...

Puisi Cinta

  CINTA   Baru Kali Ini Aku Jatuh Cinta Saat Pertama Kali Aku Melihatmu Indah Cinta Membuat Aku Buta Cintaku Ini Hanya Untukmu             Oh Sang Kekasihku....             Kau Adalah Pelita Dalam Gelapku             Penunjuk Jalan Menuju Cahayaku             Menghilangkan Gelap Ditengah Malamku Cinta Ini Membuat Aku Melayang Seperti Elang Tinggi Melayang. Sekali Jatuh Kelubang Dalam Sakit Menyelam Ke Samudra Dalam             Luka Cinta Tak Mudah Sembuh             Bagaikan Sakit Dalam, Jatuh Ke Bawah             Jiwa Ini Meronta-Ronta Kesakitan   ...

Puisi Mahasiswa Masa Kini

  MAHASISWA MASA KINI Mahasiswa Dimana Jati Dirimu Kau Melupakan Ibu Pertiwimu Kau Lebih Asyik Dengan Mainnanmu Apakah Kau Lupa Kau Dibesarkan Dimana Kamu? Lihatlah Aku Ibumu Yang Kau Acuhkan Dengan Mainan Barumu Jangan Hanya Mengejar Ipk Tak Pantaskah Kau Membela Kami Rakyat Yang Tertindas Demi Sebuah Jabatan Semu Kejarlah Aku Seperti Kau Kejar Kekasihmu Mahasiswa Kami Rindu Padamu, Rindu Teriakkanmu, Rindu Kehadiranmu Bukan Hanya Ucapan Yang Di Sayat Angin Masa Lalu Lihatlah Mereka Yang Merindukan Keadilan Buka Matamu Jangan Kau Berpaling Dengan Mainnan Barumu Kembalilah Kejati Dirimu. Keluarlah Lihat Aku Yang Sedang Tertindas Oleh Kaum-Kaum Berdasi Yang Terbungkam Keadilan Yang Sampai Kini Tak Pernah Diadili Dimana Kau Mahasiswa Yang Kami Rindukan Apakah Kau Lelah Dengan Keluh-Kesah Kami ? Apakah Kau Takut Dengan Mereka Yang Punya Kursi? Lihatlah Kami… Mahasiswa Ibu Pertiwi. Jangan Pupuskan Harapan Kami Ini.

Puisi kartini Untuk Negeri

  KARTINI UNTUK NEGERI   Perempuan Tangguh Dengan Pemikiran Cerdasnya. Dulu Perempuan Tak Sama Dengan Lelaki Kedudukannya. Dulu Perempuan Hanya Diam Dirumah . Tetapi Itu Dulu Kini Kau Hadir Merubah Nya. Kau Memperjuangkan Hak Perempuan. Kini Perempuan Tidak Hanya Diam Dirumah Namun Perempuan Lebih Berarti Bisa Menjadi Apa Saja Seperti Lelaki. Perjuanganmu Untuk Perempuan Begitu Tinggi. Kartini Seluruh Hidupmu Kau Abdikan Untuk Negeri. Mutiara Pemikiran Masih Membekas Di Dinding Negeri Ini. Semangat Perjuangmu Masih Tertanjap Di Negeri Ini. Perempuan Yang Tak Pernah Memikirkan Diri Sendiri.             Kartini Kehadiranmu Begitu Berarti             Namun Kepergianmu Begitu Cepat Bagaikan Ditelanmu Bumi.             Usiamu Yang Masih Dini Tuhan Sudah Memagilmu Dari Negeri Ini. Biar...