Puisi Senja dan Harapanku


SENJA DAN HARAPANKU
Dalam diamku kucapkan namamu
Setiap langkahku tak mau berhenti
Bayangmu masih tersisa dalam jiwaku
Rasa yang mati kini datang menanti-menanti
Tak mau berhenti terbayang langkahmu
Diujung tombak kutetap bertahan meski hati ini terus tersayat
Aku hanya mampu lihat bayangmu tak mampu menyentuhmu
Cintaku tak sebatas mimpi yang hanya mampu diraih disaat tak sadarkan diri
Tetapi cintaku padamu bagaikan bayangan yang selalu mengikuti langkahmu
Tak perlu terusik dengan hadirku kau acuhkan diriku aku tetap bertahan
Malam akan berganti siang tetapi tidak dengan hatiku
Manusia akan lupa tetapi tidak dengan aku yang tak pernah lupa dengan hatiku
            Jangan kau menjauh karena hadirku
            Jangan kau pergi meninggalkanku
            Tetaplah disini walupun kau tak bersamaku
            Cukuplah dengan hadirmu sudah cukup bagiku
Senja katakan padanya aku tak menanti cintanya
Tetapi aku hanya menanti kehadirannya
Senja apakah kau lelah denganku yang menantinya?
Cukup aku yang lelah menantinya
            Lihat aku senja yang menanti namun tak pernah dinanti
            Aku tak lelah senja, aku tak berharap senja, aku masih setia menunggu
            Aku dan senja terus bercumbu menghatarkan angin
            Angin yang melayang membawaku jatuh
Jatuh namun tak terasa sakit
Cukup senja biarkan aku bermimpi
Jangan kau hiraukan aku disini
Aku tak lelah senja, malamku tak berbuntut sakit.







Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Ushul Fiqih dan objek kajiannya

Hukum Pidana di Afrika Selatan

Puisi Aku Bunuh Rasa