puisi kenestapaan
Kenestapaan
Kala
hati sedang tertegun melihat ke
nestapaan
Hujan
melanda rindu yang seakan menjauh
Menjauh
diseret angin ketidak pastian yang datang membekaskan luka
Namun
kutunggu sang pujangga yang mengisi relung hati
Penungguanku
yang tak pasti membuatku lelah
Lelah
menanti kekasih yang tak kunjung datang
Dalam
penantianku yang sepi banyak yang datang menghampiri
namun
sang pujangga tak bisa terganti
jika
malam datang rindu ini menusuk kalbu menyayat-nyayat luka
luka
yang membekaskan rindu
rindu
yang tak pernah sampai terhalang jarak dan waktu
dalam
penantian ini diriku selalu bertanya.
Apakah
kau merasakan yang sama sepertiku?
Ataukah
aku yang bodoh yang sedang menantimu
Namun
hati ini tak bisa terganti oleh mereka yang datang .
Sang
pujangga apakah kau dengar panggilan rindu yang datang.
Di
pinggir pelabuhan ku menanti berharap kau datang
Membalas
rinduku yang sudah tertahan lagi
Namun
penantianku kosong
tak
seorangpun datang memhampiri
namun tak putus hati ini
tetapku kunanti sampai matahari tak
mampu bersinar lagi
jika sang petang menjelang ku
berharap kau datang
membawakan sepiring rindu.
Comments
Post a Comment